website free tracking Beda Penanganan Kasus Ahok, Eyang Subur dan Ahmad Dhani | expresnews

Beda Penanganan Kasus Ahok, Eyang Subur dan Ahmad Dhani

In Berita, Home, Nasional

daniahmad

JAKARTA –¬†Aliansi Masyarakat Sipil untuk Konstitusi (AMSIK) memandang adanya penyesatan hukum dalam kasus penodaan agana yang dituduhkan pada Ahok.

Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok telah menjalani sidang perdana kasus dugaan penistaan agama.

Koordinator AMSIK Muannas Alaidid menegaskan dakwaan terhadap Ahok dengan pasal 156a KUHP dengan meniadakan UU No 1. PNPS 1964 telah melanggar due process of law yakni proses penegakan hukum yang benar.

“Ini yang saya sebut penyesatan,” kata Muannas di kawasan Cikini, Jakarta, Minggu (18/12/2016).

Muanas lalu membandingkan kasus Ahok dengan Eyang Subur dan Ahmad Dhani. Muannas tercatat sebagai pengacara Eyang Subur. Dalam kasus Ahmad Dhani, Muannas sebagai pengacara FPI.

Diketahui, Pasal 156 a merupakan pasal sisipan KUHP peninggalan Belanda yang diamanatkan oleh Pasal 4 UU PPNS.

Untuk menggunakan pasal 156a KUHP ini harus mengikuti mekanisme dalam UU penodaan agama yakni sebelum kasus penodaan agama diproses secara hukum maka yang bersangkutan diberi peringatan keras terlebih dahulu.

author
Author: 

    Leave a reply "Beda Penanganan Kasus Ahok, Eyang Subur dan Ahmad Dhani"

    Must read×

    Top